Translate

Rabu, 16 November 2011

WAKTU

Capek...lelah, kata kata yang sering terucap setelah selesai menjalankan aktivitas sehari hari. Dari pagi sampai sore bahkan malam, seabreg aktivitas tentu sangat melelahkan sehabat semua, sampai rumahpun kadang masih ada pekerjaan yang menunggu. Istirahat...tidur hanya itu ingin dilakukan, apalagi kalau hati ikut bicara, "istirahatlah, jaga stamina buat esok hari ".

Kita memang dianjurkan untuk mencari rejeki sebanyak banyaknya, karena dengan harta yang kita miliki, kita bisa berbagi dengan saudara saudara kita yang membutuhkan, bukankah sebagian rejeki yang kita miliki ada bagian orang lain yang harus kita sisihkan ?. Kita bukanlah robot, yang terus menerus mengumpulkan harta sebagai koleksi. Kita adalah hamba Allah, yang harus pandai mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan yaitu nikmat rejeki yang kita dapatkan. Sodaqoh, zakat, infak yang kita keluarkan adalah bukti tanda syukur yang bisa kita lakukan.

Sahabat... ada yang terlupakan ketika semua persoalan duniawi membelenggu. Kita lalai dengan diri kita sendiri, lupa siapa kita sebenarnya. Kita lalai, sering mengabaikan waktu dan kesehatan. Sehat adalah modal utama kita yang sangat berharga. Kalau kita sakit, mana mungkin kita bisa beraktivitas.
Kita sering menghabiskan waktu dengan teman teman sekerja, dengan pekerjaan dan rutinitas lainnya, tapi kita masih sering melupakan, keluarga butuh kita untuk bersama, tetangga butuh kita untuk silaturahmi, majelis taklim butuh kita untuk duduk bersama menuntut ilmu di mesjid, umat butuh kita untuk berbagi. Ada satu hal lagi yang sering kita lupakan, apakah kita tidak butuh waktu bersama Allah ?, yang telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia ini. Mari kita jawab dihati kita masing masing.

Sahabat...semoga catatan kecil ini bisa menjadi cambuk buat kita. Kejarlah duniamu, seakan kamu akan hidup selamanya, kejarlah ahiratmu seakan kamu akan mati besok..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar